UNNES Perkuat Pemberdayaan Lansia melalui Keterampilan Produktif di Podorejo
Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) SGL PGSD Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperkuat pemberdayaan lansia melalui Program NGREMBAKA AKSARA di Kelurahan Podorejo, Kota Semarang, Minggu (2/5/2026). Melalui Pojok Literasi Kersa Ngrembaka, para lansia dibekali keterampilan produktif berupa ecoprint serta edukasi ketahanan keluarga sebagai upaya mendorong mereka tetap sehat, aktif, dan berdaya.
Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan empat pojok literasi dalam NGREMBAKA AKSARA, yakni Pojok Literasi Tunas Ngrembaka untuk anak-anak, Pojok Literasi Karya Ngrembaka untuk remaja, Pojok Literasi Cakra Ngrembaka bagi masyarakat usia produktif, dan Pojok Literasi Kersa Ngrembaka bagi lansia. Pada pelaksanaan kali ini, Pojok Literasi Kersa Ngrembaka dipadukan dengan Pojok Literasi Cakra Ngrembaka untuk menghadirkan ruang belajar lintas generasi yang saling menguatkan.
Ketua Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES, Farid Fikri Khoirul Rasyid, mengatakan setiap pojok literasi dirancang sesuai kebutuhan kelompok sasaran sehingga mampu membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
"Setiap pojok literasi dalam program NGREMBAKA AKSARA dirancang sesuai dengan kebutuhan setiap kelompok sasaran. Pojok Literasi Tunas Ngrembaka memperkuat literasi dasar, kreativitas, dan karakter anak; Pojok Literasi Karya Ngrembaka membekali remaja dengan literasi digital, kepemimpinan, dan inovasi; Pojok Literasi Cakra Ngrembaka mengembangkan life skills dan edupreneur skills bagi masyarakat usia produktif untuk meningkatkan peluang ekonomi keluarga; sedangkan Pojok Literasi Kersa Ngrembaka menghadirkan program SIDAYA (Lansia Berdaya) agar lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan memiliki ruang belajar sepanjang hayat. Seluruh program ini saling terintegrasi untuk meningkatkan literasi, kualitas sumber daya manusia, penguatan life skills dan edupreneur skills, ketahanan keluarga, serta kemandirian masyarakat sebagai fondasi terwujudnya Kelurahan Podorejo Cerdas Berkelanjutan," jelasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam demensia atau senam otak yang diikuti para lansia. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran fisik dan fungsi kognitif agar lansia tetap sehat serta mampu menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.
Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan pembuatan ecoprint pada taplak meja menggunakan daun dan bahan-bahan alami. Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari teknik penyusunan motif, proses pewarnaan alami, hingga menghasilkan karya yang memiliki nilai estetika sekaligus potensi ekonomi. Selain melatih kreativitas dan motorik halus, keterampilan ecoprint diharapkan dapat menjadi peluang usaha rumahan yang ramah lingkungan bagi para lansia.
Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Yunita Yudaningsih, S.K.M., M.Kes., mengatakan bahwa, keluarga yang tangguh dibangun melalui kesehatan fisik dan rohani, komunikasi yang baik, serta kebiasaan saling mendukung antaranggota keluarga.
"Keluarga yang kuat dibangun melalui kesehatan fisik dan rohani, komunikasi yang baik, serta saling mendukung antaranggota keluarga. Dengan membiasakan pola hidup sehat, menjaga keharmonisan, dan meluangkan waktu bersama keluarga, masyarakat akan memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan," ujarnya.
Selain pemberdayaan lansia, pada waktu yang sama Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES juga menyelenggarakan Pojok Literasi Cakra Ngrembaka bagi masyarakat usia produktif melalui pelatihan sablon manual. Pelatihan berbasis praktik (learning by doing) tersebut bertujuan membekali peserta dengan life skills dan edupreneur skills yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Disisi lain, Ketua RW 12 Kelurahan Podorejo, Umi, mengapresiasi pelaksanaan Program PPK Ormawa SGL PGSD UNNES yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan PPK Ormawa SGL PGSD UNNES karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Program-program yang dilaksanakan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membekali warga dengan keterampilan yang bermanfaat bagi anak-anak, masyarakat usia produktif, maupun lansia. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena mampu mendorong masyarakat menjadi lebih kreatif, produktif, dan mandiri," ungkapnya.
Melalui Program NGREMBAKA AKSARA, Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES terus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Penguatan kesehatan, keterampilan produktif, literasi, life skills, edupreneur skills, serta ketahanan keluarga diharapkan mampu mendorong lansia tetap berdaya sekaligus mewujudkan Kelurahan Podorejo sebagai kelurahan cerdas, mandiri, dan berkelanjutan.