Kesbangpol Batang Resmi Buka Latihan 75 Calon Paskibraka Tahun 2026
BATANG, INFOBATANG.COM - Sebanyak 75 pelajar terbaik hasil seleksi dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Batang resmi mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Batang Tahun 2026, Sabtu (25/7/2026). Peserta mendapatkan materi pembentukan fisik, mental, kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga penguatan karakter sebagai bekal menjalankan tugas kenegaraan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Batang, Drs. Windu Suriadji, M.M., mengatakan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan tidak hanya bertujuan mempersiapkan kemampuan teknis dalam pengibaran bendera, tetapi juga membentuk karakter, mental, dan jiwa kebangsaan para peserta.
"Mudah-mudahan adik-adik sebagai Paskibraka Kabupaten Batang Tahun 2026 bisa melaksanakan tugas dengan baik pada 17 Agustus 2026. Mulai dari pemusatan pelatihan ini, harapannya dapat terbentuk fisik, mental, dan kepribadian yang baik, utamanya sesuai dengan jiwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," ujarnya saat diwawancarai di depan Rumah Dinas Bupati Batang.
Sementara itu, salah seorang Calon Paskibraka Kabupaten Batang Tahun 2026, Bani Erik Prasetya dari SMK Negeri 1 Blado, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari calon anggota Paskibraka setelah melalui proses seleksi yang panjang.
"Perasaan saya tentu sangat senang dan bangga, karena menjadi Paskibraka sudah menjadi cita-cita saya sejak lama. Saya terus belajar dan berlatih agar bisa lolos dalam setiap tahapan seleksi," ungkapnya.
Menurut Bani, Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan wadah pembentukan karakter bagi generasi muda yang diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
"Bagi saya, Paskibraka bukan hanya pasukan yang mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi juga generasi muda terbaik yang harus menjadi teladan dan cerminan bagi lingkungan sekitarnya," katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dukungan keluarga menjadi motivasi terbesar selama mengikuti proses seleksi hingga memasuki masa pemusatan latihan. Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak takut bermimpi dan terus berjuang mewujudkan cita-cita melalui kerja keras dan lingkungan pergaulan yang positif.
"Tetaplah mengejar mimpi kalian. Belajarlah dengan tekun dan berlatihlah dengan rajin agar cita-cita tidak hanya menjadi impian, tetapi dapat diraih dengan usaha. Hindari pergaulan yang kurang baik dan bertemanlah dengan orang-orang yang membawa pengaruh positif," pesannya.