Desa Mangunharjo Batang Sukses Jadi "Desa Brilian", Sulap Bengkoang Jadi Komoditas Unggulan Penguasa Pasar Berkat Sinergi BRI dan UNSOED
BATANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Batang di kancah nasional. Desa Mangunharjo, yang terletak di Kecamatan Subah, resmi dinobatkan sebagai "Desa Brilian" menempati peringkat ke 25 se BRI Selindo dan peringkat ke 4 di kancah Regional Office Semarang.
Keberhasilan ini diraih berkat suksesnya transformasi desa dalam mengembangkan komoditas pertanian lokal—khususnya buah bengkoang—hingga menjadi produk unggulan yang mampu menguasai pasar luas.
Capaian gemilang ini tidak terlepas dari kolaborasi strategis dan pendampingan intensif yang diberikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Unit Subah.
Tidak hanya memberikan akses permodalan dan literasi keuangan, BRI turut menggandeng akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) untuk memberikan pendampingan teknologi pertanian, peningkatan kualitas hasil panen, hingga strategi pemasaran modern.
Sinergi apik antara perbankan, akademisi, dan masyarakat petani ini berhasil mendongkrak produktivitas komoditas bengkoang Desa Mangunharjo. Hasilnya, bengkoang dari desa ini kini memiliki daya saing tinggi, kualitas unggul, dan distribusi yang semakin luas hingga mendominasi pasar regional maupun nasional.
Penyerahan Apresiasi Langsung dari Pimpinan BRI
Sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras dan inovasi warga desa, penyerahan penghargaan Desa Brilian dilakukan secara langsung di Desa Mangunharjo dengan dihadiri oleh jajaran penting dari pihak perbankan.
Kantor Wilayah (Kanwil) BRI Regional Office Semarang hadir langsung di lokasi yang diwakili oleh Bapak Dodi dan Bapak Guntar. Kehadiran mereka menegaskan komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dari tingkat perdesaan.
Turut mendampingi dalam penyerahan tersebut, perwakilan dari BRI Branch Office Batang yang diwakili oleh Bapak Andi Rochmanto selaku Manajer Bisnis Mikro, bersama Bapak Wawan Wirawan selaku Kepala BRI Unit Subah yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membina masyarakat setempat.
Apresiasi bergengsi ini diterima secara langsung oleh Kepala Desa Mangunharjo, Bapak Tarmin, dengan disaksikan oleh para petani dan warga setempat yang turut berbangga atas pencapaian desa mereka.
Tonggak Baru Ekonomi Kerakyatan
Dalam sambutannya, perwakilan BRI Regional Office Semarang menyampaikan bahwa program Desa Brilian dirancang untuk mencetak agent of development di tingkat perdesaan, di mana desa tidak hanya unggul secara ekonomi, tetapi juga mandiri dan inovatif dalam mengoptimalkan potensi lokalnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mangunharjo, Bapak Tarmin, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BRI dan UNSOED. Berkat bimbingan yang berkelanjutan, para petani bengkoangdi desanya kini jauh lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
"Dulu petani kami mengelola pertanian bengkoang dengan cara konvensional dan pemasaran yang terbatas. Alhamdulillah, berkat pembinaan dari BRI Unit Subah dan UNSOED, kini produk bengkoang kami semakin berkualitas dan menguasai pasar. Penghargaan Desa Brilian ini adalah motivasi bagi kami untuk terus berkembang," ujar Bapak Tarmin.
Dengan predikat sebagai Desa Brilian dan dukungan ekosistem bisnis yang solid, Desa Mangunharjo kini siap menjadi role model atau percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Batang maupun wilayah Jawa Tengah dalam mengoptimalkan potensi agraris berbasis inovasi dan kolaborasi modern.