Kesadaran K3 di Galangan Kapal Masih Rendah, Tim KKNT 33 UNDIP Lakukan Sosialisasi di Batang
Batang — Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 33 Universitas Diponegoro (UNDIP) tahun 2026 melaksanakan sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada para pekerja galangan kapal kayu, khususnya di CV Berkah Mandiri dan CV Hanntos Marindo yang berlokasi di Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja mengenai pentingnya keselamatan kerja dalam setiap aktivitas.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) masih menjadi tantangan di sektor galangan kapal, khususnya pada industri galangan kapal kayu. Rendahnya kesadaran pekerja terhadap pentingnya K3 berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja di lingkungan kerja dengan tingkat bahaya yang tinggi.
Kondisi tersebut ditemukan di sejumlah galangan kapal kayu yang beroperasi di Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, termasuk CV Hantos Marindo dan CV Berkah Mandiri. Aktivitas pekerjaan yang melibatkan alat berat, material tajam, serta proses kerja di area terbuka masih kerap dilakukan tanpa penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang optimal. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) belum menjadi kebiasaan, sementara pemahaman pekerja terhadap potensi bahaya kerja masih tergolong rendah.
Sosialisasi K3 dilaksanakan secara langsung di lokasi galangan kapal dengan metode penyampaian materi yang sederhana dan mudah dipahami lewat poster. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan potensi bahaya kerja di galangan kapal, pentingnya penggunaan APD sesuai jenis pekerjaan, dan langkah-langkah pencegahan kecelakaan kerja yang dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari, serta penanganan saat terjadi kecelakaan kerja.
Selain kegiatan sosialisasi, Tim KKNT 33 UNDIP juga melakukan penyerahan modul K3 kepada pihak perusahaan pada tanggal 6 Februari 2026. Modul tersebut diberikan sebagai bahan edukasi dan referensi bagi pekerja maupun pengelola galangan kapal, sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan setelah kegiatan sosialisasi selesai.
Perwakilan Tim KKNT 33 UNDIP, Wahyu Gymnastiar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keselamatan pekerja di sektor industri tradisional. Melalui sosialisasi dan pemberian modul K3, diharapkan pekerja dapat lebih memahami risiko kerja serta mulai membiasakan penerapan keselamatan kerja secara bertahap.
Industri galangan kapal kayu di Kabupaten Batang hingga kini masih banyak menggunakan metode kerja tradisional, sehingga aspek K3 sering kali belum menjadi prioritas. Padahal, penerapan K3 yang baik dapat menekan angka kecelakaan kerja, meningkatkan produktivitas, serta melindungi kesehatan pekerja dalam jangka panjang.
Melalui
kegiatan ini, Tim KKNT 33 UNDIP berharap kesadaran akan pentingnya K3 dapat
terus meningkat dan menjadi perhatian bersama, baik bagi pekerja, pemilik
usaha, maupun pihak terkait lainnya, guna menciptakan lingkungan kerja yang
lebih aman dan berkelanjutan.