Upaya Mengatasi Hilangnya Galangan Kapal Kayu di Kabupaten Batang
BATANG – Kawasan pesisir Kelurahan Karangasem Utara dikenal sebagai salah satu sentra galangan kapal kayu tradisional di Kabupaten Batang. Aktivitas pembuatan dan perbaikan kapal kayu yang telah berlangsung turun-temurun menjadikan kawasan ini memiliki peran penting bagi perekonomian dan mata pencaharian masyarakat setempat. Upaya penataan galangan kapal di kawasan ini salah satunya dilakukan melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro.
Kegiatan penataan
galangan kapal kayu CV. Hantos Marindo merupakan bagian dari Program KKN
Tematik Tim 33 Universitas Diponegoro yang mengusung judul “Perancangan Tata
Letak CV. Hantos Marindo”. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi
mahasiswa dalam mendukung pengembangan galangan kapal kayu melalui pendekatan
perencanaan dan penataan kawasan yang lebih terstruktur.
Dalam pelaksanaannya, tim KKN melakukan wawancara serta pengamatan langsung terhadap kondisi eksisting galangan, mulai dari susunan fasilitas produksi, alur aktivitas kerja, hingga keterkaitan galangan dengan lingkungan sekitar. Hasil pengamatan tersebut kemudian dirumuskan ke dalam rancangan awal berupa sketsa tata letak dua dimensi yang menggambarkan pembagian ruang produksi, area penyimpanan bahan baku, dan jalur pergerakan material.
Rancangan awal
tersebut selanjutnya dikembangkan menjadi desain galangan yang lebih menyeluruh
dan divisualisasikan dalam bentuk model tiga dimensi. Visualisasi ini
memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tata letak kawasan galangan,
hubungan antar fasilitas, serta alur kerja produksi yang diharapkan dapat
berjalan lebih tertata.
Program KKN ini
juga mempertimbangkan kondisi kawasan sekitar galangan, termasuk aksesibilitas
jalur darat yang kerap terdampak genangan air saat curah hujan tinggi, serta
keterbatasan jalur air yang memengaruhi proses peluncuran kapal berukuran
besar. Pertimbangan tersebut menjadi bagian dari perencanaan agar penataan
galangan dapat menyesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.
Selain itu, penyusunan alur kerja produksi dilakukan untuk menggambarkan tahapan kegiatan galangan secara sistematis, mulai dari penerimaan bahan baku hingga proses perakitan dan pengiriman kapal. Sebagai pelengkap, disusun pula tata letak informatif yang dapat digunakan sebagai media informasi bagi pengunjung dan pihak terkait mengenai fungsi setiap area di dalam kawasan galangan.
Melalui Program KKN
Tematik ini, diharapkan rancangan tata letak galangan kapal kayu CV. Hantos
Marindo dapat menjadi acuan pengembangan galangan di masa mendatang, sekaligus
memperkuat peran kawasan pesisir Karangasem Utara sebagai pusat industri galangan
kapal kayu di Kabupaten Batang.