Kuliner

Waroeng Mae: Jejak Kuliner Pantura Batang Tempo Dulu

InfoBatang
17 Jan 2026
11:31 WIB
149
Waroeng Mae: Jejak Kuliner Pantura Batang Tempo Dulu
Mariana adalah generasi ketiga yang memutuskan untuk menekuni usaha kuliner turun temurun ini. Di tangannya, warung yang sebelumnya berfokus melayani para sopir dan pengguna jalan, ia transformasikan menjadi sebuah usaha katering yang kini menjadi langganan beberapa perusahaan dan instansi. “Yang merintis usaha warung adalah nenek saya, beliau bernama Mbah Karmonah. Nenek yang memasak dan Kakek (Mbah Sardiun) yang melayani para pembeli”, ujar Mariana. “Di sekitar 1978, usaha ini diwarisi oleh Ibu saya, yaitu Ibu Tunut Barkah yang diteruskan hingga pertengahan dekade 2010-an”, tambahnya. “Ibu wafat sekira tiga tahun yang lalu, sebelumnya saya memang berniat membantu Ibu mengelola usaha, namun saat itu, Ibu meminta saya untuk tetap bekerja sebagai guru”, Mariana bercerita. “Waktu itu, Ibu bilang ke saya, siapa tahu nanti saya diangkat jadi PNS”, ungkapnya. Mariana mengungkapkan bahwa ia mengundurkan diri dari pekerjaannya setelah Ibunya meninggal. Ia menyatakan bahwa alasan utamanya mengundurkan diri adalah untuk merawat ayahnya yang juga sakit. Tak lama, ayahnya juga meninggal, setelah itu, ia jadi tidak memiliki kesibukan dan memutuskan untuk melanjutkan kembali usaha kuliner keluarganya.
Bagikan:

Komentar (1)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. * wajib diisi

Semua Komentar (1)

dhee
17 Jan 2026, 13:52 WIB

info hargaa nya