Dukung Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas, Mahasiswa KKN MIT-21 Posko 3 Turut Berpartisipasi dalam Kegiatan "Lumbung Expo" Desa Babadan
Dukung Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas, Mahasiswa KKN MIT-21 Posko 3 Turut Berpartisipasi dalam Kegiatan "Lumbung Expo" Desa Babadan
Dokumentasi Kegiatan Expo Bazar UMKM
Desa Babadan, Limpung, Batang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) 21 Posko 3 Universitas Walisongo Semarang ikut serta dalam penyelenggaraan acara Lumbung Expo Desa Babadan yang berlangsung selama tiga hari 3 malam, pada tanggal 7–9 Februari 2026, bertempat di Lapangan Desa Babadan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan serta mempromosikan produk-produk unggulan UMKM lokal kepada masyarakat luas, sekaligus mendorong penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Sebanyak empat UMKM binaan desa turut ambil bagian dalam kegiatan ini, meliputi UMKM rempah-rempah, UMKM emping melinjo, UMKM keripik nangka, dan UMKM Lengko. Masing-masing pelaku UMKM menampilkan produk andalannya untuk dipasarkan langsung kepada pengunjung.
Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif KKN MIT-21 Posko 3 menyampaikan bahwa Expo UMKM ini menjadi wadah strategis untuk memperluas jejaring pemasaran dan meningkatkan daya saing produk desa. “Melalui expo ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat kualitas produk UMKM Babadan sekaligus membantu meningkatkan perputaran ekonomi lokal,” ujarnya.
Tidak hanya menjaga stand expo UMKM, mahasiswa KKN MIT-21 Posko 3 juga aktif melakukan promosi digital melalui siaran langsung (live) di platform TikTok. Kegiatan ini dilakukan untuk menarik minat pembeli secara lebih luas, menjangkau konsumen di luar wilayah Desa Babadan, serta memperkenalkan produk UMKM secara real time kepada masyarakat pengguna media sosial.
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Warga Desa Babadan dan sekitarnya datang berkunjung, berbelanja, serta berdialog langsung dengan mahasiswa mengenai proses produksi hingga pemasaran produk.
Mahasiswa KKN MIT-21 Posko 3 menilai bahwa pengembangan UMKM merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Optimalisasi potensi rempah, emping melinjo, keripik nangka, dan produk Lengko diharapkan mampu menjadi identitas sekaligus kekuatan ekonomi Desa Babadan.
Melalui kegiatan Expo UMKM ini, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan UMKM Desa Babadan, memperluas pasar produk lokal, serta memperkuat ekonomi desa yang berkelanjutan.