Esai

Hidram (Hydraulic Ram Pump): Solusi Inovatif Petani Batang dalam Menghadapi Kekeringan dan memenuhi kebutuhan air lahan pertanian/usaha

InfoBatang
28 Dec 2025
11:33 WIB
78
Hidram (Hydraulic Ram Pump): Solusi Inovatif Petani Batang dalam Menghadapi Kekeringan dan memenuhi kebutuhan air lahan pertanian/usaha

BATANG,INFOBATANG.COM - Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dikenal sebagai daerah pertanian yang subur. Namun, petani di daerah ini sering menghadapi tantangan besar, yaitu kekeringan. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa petani di Batang telah mulai menggunakan teknologi hidram, sebuah inovasi yang dapat membantu meningkatkan efisiensi irigasi dan mengurangi ketergantungan pada sumber air yang terbatas.

Apa itu Hidram?

Hidram adalah sebuah teknologi irigasi yang menggunakan prinsip hidrolik untuk mengalirkan air dari sumber yang lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi tanpa menggunakan listrik atau bahan bakar. Dengan menggunakan hidram, petani dapat menghemat biaya operasional dan meningkatkan hasil panen atau pertumbuhan tanaman.

Prinsip Kerja Hidram

-Aliran Air: Air mengalir dari sumber (seperti sungai atau mata air) melalui pipa penggerak (drive pipe).

-Kenaikan Kecepatan: Aliran air semakin cepat karena gaya gravitasi (penurunan elevasi).

-Penutupan Katup: Saat kecepatan air mencapai titik tertentu, katup limbah (waste valve) tiba-tiba menutup, menghentikan aliran secara mendadak.

-Lonjakan Tekanan (Water Hammer): Hentakan ini menciptakan lonjakan tekanan yang sangat kuat (palu air).

-Pembukaan Katup Dorong: Tekanan ini membuka katup pengantar (check valve) dan mendorong sebagian air ke dalam ruang udara (air chamber) dan pipa dorong (delivery pipe).

-Siklus Berulang: Tekanan di ruang udara sedikit menurun, katup limbah kembali terbuka, dan siklus dimulai lagi. 

Manfaat Hidram bagi Petani Batang

Penggunaan hidram telah membawa banyak manfaat bagi petani di Batang, antara lain:

- Meningkatkan efisiensi irigasi hingga 50%

- Mengurangi ketergantungan pada sumber air yang terbatas

- Meningkatkan hasil panen dan pertumbuhan tanaman

- Menghemat biaya operasional irigasi

- Kebutuhan air dan peternakan

 

Contoh Implementasi Hidram di Batang

Salah satu contoh implementasi hidram yang sukses di Batang adalah di Desa Wonokerso, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Lebih tepatnya dilahan pertanian Bapak Kusaini sebagai Petani durian,  beliau telah menggunakan hidram selama kurang lebih 3 tahun sejak awal tahun 2022 dari kondisi tanah kosong dan kering sebelum ditanami untuk memenuhi kebutuhan air pada lahan pertanian dan peternakannya terutama untuk menyirami tanaman durian yaitu tanaman dengan kebutuhan air yang cukup atau masih berumur kurang dari 1 tahun. Menurut beliau dengan menggunakan hidram dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen, beliau juga dapat menampung stok kebutuhan air saat musim kemarau panjang dan menghindari kekeringan pada tanaman duriannya.

Selain digunakan untuk pengairan dan menyirami tanaman, air yang dihasilkan dari penggunaan hidram tersebut juga dapat digunakan untuk pemanfaatan lain, seperti yang dipraktekan oleh Bapak Kusaini, air yang dihasilkan dari hidram dapat digunakan sebagai media ternak ikan air tawar, dalam pemanfaatannya tersebutbeliau tidak sulit mencari mencari kebutuhan air untuk ternak ikannya bahkan dengan mudah bisa mengganti dan mengisi debit air pada kolam ternak ikannya.

Dengan demikian, hidram dapat menjadi solusi inovatif bagi petani di Batang dalam menghadapi kekeringan bahkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan usaha ditempat yang sulit menjangkau sumber air.

“Demikian berita ini disampaikan agar lebih banyak lagi inovasi untuk pemanfaatan dan pertumbuhan dalam pengelolaan sumber daya alam di kabupaten Batang.”

Penulis/Maghfirah Khairunnisa /27/12/25

 

Bagikan:

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. * wajib diisi

Semua Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!