Soroti Wacana Penutupan Prodi oleh Kemendiktisaintek, MG Jateng Hadirkan Ruang Diskusi Publik
Mata Garuda (MG) LPDP Jawa Tengah melalui bidang Riset dan Kajian Keilmuan (RKK) menghadirkan program diskusi ringan bertajuk NGOBRAS (Ngobrol Santai) Series 1 dengan tema “Kemendikti Akan Tutup Prodi Tidak Relevan: Tepat Sasaran atau Salah Langkah?” Kegiatan ini diselenggarakan secara live melalui Instagram pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Diskusi menghadirkan Kamalatan Nihaya, M.Pd., dosen UIN Cirebon, sebagai narasumber utama. Sementara jalannya acara dipandu oleh Chrisanta Kezia Yemima, M.Pd., anggota Bidang Riset dan Kajian Keilmuan MG LPDP Jawa Tengah.
Tema yang diangkat menjadi perhatian publik menyusul wacana dari Kementerian Pendidikan Tinggi terkait evaluasi dan kemungkinan penutupan program studi yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja. Melalui forum santai namun substantif ini, peserta diajak melihat isu tersebut dari berbagai sudut pandang, mulai dari relevansi pendidikan tinggi, kebutuhan industri, hingga tantangan menjaga keberagaman disiplin ilmu.
Di tengah diskusi, Kamalatan Nihaya menyoroti bahwa relevansi program studi tidak semata diukur dari tingginya serapan kerja dalam jangka pendek. Menurutnya, perguruan tinggi tetap memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga pengembangan ilmu pengetahuan, nilai kemanusiaan, dan kemampuan berpikir kritis.
“Pendidikan tinggi tidak bisa hanya dilihat sebagai pencetak tenaga kerja. Ada fungsi akademik, sosial, dan peradaban yang juga harus dijaga,” ungkapnya. Meski demikian, ia juga menilai evaluasi terhadap program studi tetap diperlukan agar kampus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, dan tantangan global yang terus berubah.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan dari audiens yang mengikuti siaran langsung Instagram. Beragam pertanyaan muncul terkait nasib program studi humaniora, kesiapan kampus melakukan transformasi kurikulum, hingga kekhawatiran terhadap potensi hilangnya ruang keilmuan tertentu apabila kebijakan tersebut diterapkan secara terburu-buru.
Melalui NGOBRAS Series 1 ini, MG LPDP Jateng berharap dapat menghadirkan ruang dialog yang lebih dekat, inklusif, dan reflektif bagi generasi muda untuk membahas isu-isu strategis di bidang pendidikan dan kebijakan publik.
Program NGOBRAS direncanakan menjadi agenda diskusi rutin yang mengangkat berbagai topik aktual dengan menghadirkan narasumber dari beragam latar belakang keilmuan dan profesi.