Pemerintahan

Batang Ukir Dua Rekor MURI di HUT ke-60: 1.000 Penari Tari Babalu dan 10.000 Liter Minyak Jelantah

InfoBatang
11 Apr 2026
00:46 WIB
67
Batang Ukir Dua Rekor MURI di HUT ke-60: 1.000 Penari Tari Babalu dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang – Pemerintah Kabupaten Batang berhasil mengukir dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Batang. Pencatatan rekor tersebut digelar di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (10/4/2026), yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta masyarakat.

Dua rekor yang berhasil diraih yakni pagelaran Tari Babalu khas Batang dengan jumlah peserta terbanyak yang mencapai 1.000 penari, serta pengumpulan minyak jelantah oleh ASN sebanyak 10.000 liter. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan hari jadi Kabupaten Batang yang ke-60 tahun.

Perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia, Sri Widyawati, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi sejarah baru yang resmi tercatat di lembaga pencatat rekor nasional tersebut.

“Hari ini, 10 April 2026, MURI hadir di Kabupaten Batang untuk memberikan apresiasi sekaligus mencatat dua rekor baru, yakni pagelaran Tari Babalu oleh 1.000 peserta dan pengumpulan minyak jelantah oleh ASN sebanyak 10.000 liter,” jelasnya.

Pagelaran Tari Babalu yang melibatkan ratusan penari dari berbagai kalangan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Para penari menampilkan gerakan tari khas Batang secara kompak di hadapan para tamu undangan dan masyarakat yang turut menyaksikan kegiatan tersebut.

Selain menjadi upaya pelestarian seni budaya daerah, pagelaran tari ini juga menunjukkan kekompakan serta partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Batang. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi simbol kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal yang dimiliki daerahnya.

Sementara itu, pengumpulan minyak jelantah sebanyak 10.000 liter oleh ASN menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang minyak jelantah sembarangan karena dapat mencemari lingkungan. 

Melalui pencapaian dua rekor ini, Pemerintah Kabupaten Batang berharap dapat terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus melestarikan budaya daerah, sehingga Kabupaten Batang semakin maju dan berdaya saing di masa mendatang.
Bagikan:

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. * wajib diisi

Semua Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!