Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Siswa SDN Ngaliyan Limpung Jadi "Pahlawan Finansial" Lewat Gerakan Gemar Menabung
BATANG, 9 Februari 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terpilih (MIT) UIN Walisongo Semarang sukses menggelar program edukasi Gemar Menabung di SDN Ngaliyan, Kecamatan Limpung. Kegiatan bertajuk "Kelola Saku, Capai Citaku" ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya hemat bagi generasi alfa.
Di tengah maraknya gaya hidup konsumtif bahkan di kalangan anak-anak, para mahasiswa KKN hadir memberikan pemahaman bahwa menabung bukan sekadar menyisihkan uang saku, melainkan bentuk disiplin diri. Edukasi dikemas secara interaktif melalui pemberian materi sebagai landasan pemahaman urgensi menabung, serta pengenalan materi tentang kiat-kiat menabung bagi siswa sekolah dasar.
Workshop "Kebutuhan vs Keinginan": Siswa diajak memilah prioritas belanja agar mampu menahan diri dari jajan berlebihan.
Sosialisasi Manfaat Jangka Panjang: Menjelaskan peran tabungan dalam membantu orang tua dan mempersiapkan masa depan yang lebih terjamin.
Koordinator Desa KKN UIN Walisongo mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan dalam bidang pendidikan dan ekonomi.
"Kami ingin meninggalkan dampak yang berkelanjutan. Dengan belajar menabung sejak di bangku sekolah dasar, siswa SDN Ngaliyan akan terbiasa memiliki rencana keuangan yang matang saat dewasa nanti," tuturnya.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Kepala SDN Ngaliyan menyampaikan apresiasinya karena kehadiran mahasiswa memberikan penyegaran metode belajar bagi para siswa.
"Anak-anak sangat antusias. Kehadiran kakak-kakak dari UIN Walisongo membuat materi yang terlihat berat seperti ekonomi menjadi sangat menyenangkan dan mudah dipahami," ungkapnya.
Selain itu, peserta didik diajak membuat celengan tabungan secara mandiri dengan memanfaatkan barang bekas seperti botol plastik dan kardus. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus menanamkan kebiasaan menabung sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan mampu membangun sikap hemat, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan kembali bahan yang tidak terpakai.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan
simbolis hadiah bagi siswa yang berhasil menjawab tantangan kuis seputar
menabung, pembagian alat tulis berupa pensil sebagai merchandise kepada seluruh
siswa, serta foto bersama antara mahasiswa dan seluruh siswa.