Tingkatkan Keamanan Jalan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Pasang Reflektor di Dukuh Krangkoan
BATANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang melakukan aksi nyata untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Desa Ngaliyan. Pada Minggu (22/02/2026), tim KKN berkolaborasi dengan perangkat desa setempat melaksanakan pemasangan reflektor jalan di sepanjang jalur Ngaliyan - Krangkoan.
Pemasangan alat pemantul cahaya ini difokuskan pada titik-titik rawan yang melintasi kawasan perkebunan. Kondisi jalan yang diapit oleh lahan terbuka tanpa pemukiman penduduk membuat jalur tersebut menjadi gelap gulita saat malam hari.
Anggota divisi kesehatan dan
lingkungan, Marselino, mengungkapkan bahwa program ini didasari atas kondisi jarak
pandang yang terbatas saat melintasi jalur tersebut.
"Kami melihat area ini cukup berisiko. Karena di samping kanan-kirinya adalah kebun, tidak ada cahaya dari rumah warga sama sekali. Kami memasang reflektor ini sebagai 'mata kucing' agar pengendara tahu di mana batas aspal dan bahu jalan," ujar Marselino, Minggu (22/02).
Kegiatan ini pun mendapat dukungan dari pemerintah desa. Bapak Rohmadi, Kepala Dusun Krangkoan, menyebutkan bahwa bantuan tenaga dan ide dari mahasiswa dapat membantu mobilitas warga.
"Jalan itu kalau malam jarang dilewati warga karena gelap jadi warga sering khawatir kalau lewat. Dengan adanya reflektor bantuan dari adik-adik KKN ini, semoga jalanan jadi lebih terlihat polanya kalau terkena lampu motor," tutur Pak Rohmadi.
Pemasangan dilakukan secara gotong
royong dengan menanam reflektor di titik-titik tikungan tajam dan pinggiran
jalan yang berbatasan langsung dengan area kebun. Sinergi antara mahasiswa dan
perangkat desa ini diharapkan tidak hanya menjadi program kerja sesaat, tetapi
memberikan dampak jangka panjang bagi keselamatan mobilitas warga desa Ngaliyan.