Kabar

Gerak Pelan, Harapan Panjang: Senam Lansia KKN UIN Walisongo, dari Gerakan Sederhana Menuju Hidup yang Lebih Sehat

InfoBatang
11 Feb 2026
17:27 WIB
150
Gerak Pelan, Harapan Panjang: Senam Lansia KKN UIN Walisongo, dari Gerakan Sederhana Menuju Hidup yang Lebih Sehat

Upaya menjaga kesehatan tidak mengenal batas usia. Semangat inilah yang dibawa oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 6 UIN Walisongo Semarang saat mengadakan kegiatan senam lansia bersama masyarakat di Posyandu.


Melalui program kerja bidang kesehatan, mahasiswa berinisiatif mengajak para lansia untuk tetap aktif bergerak, meningkatkan kebugaran tubuh, serta membangun kebersamaan di usia senja yang bertempat pada Desa Kepuh, Kecamatan Limpung , Kabupaten Batang , Senin (9/2/2026).


Kegiatan yang berlangsung di  rumah dalam Pak Riyono, Dusun Kepuh, dipilih karena lokasinya strategis, mudah dijangkau warga, serta memiliki area yang cukup luas. Tempat tersebut memungkinkan para lansia bergerak dengan leluasa tanpa khawatir berdesakan atau merasa sempit, sehingga pelaksanaan senam dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan tertib. Suasana pagi yang sejuk juga menambah semangat para peserta dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.


Program ini digagas sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN Posko 6 terhadap kondisi kesehatan lansia yang cenderung rentan mengalami berbagai penyakit degeneratif, seperti hipertensi, nyeri sendi, diabetes, hingga gangguan kebugaran fisik. Melalui kegiatan senam rutin yang dilakukan secara terarah, diharapkan lansia dapat menjaga kekuatan otot, meningkatkan kelenturan tubuh, melancarkan peredaran darah, serta mempertahankan stamina sehingga kualitas hidup sehari-hari tetap terjaga. Selain itu, aktivitas fisik bersama juga membantu mengurangi rasa jenuh dan meningkatkan kesehatan mental para lansia.


Peserta kegiatan terdiri dari puluhan lansia yang tergabung dalam Posyandu Dusun Kepuh. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berperan sebagai instruktur sekaligus pendamping senam dengan memandu gerakan ringan dan sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan fisik peserta.


Senam dipandu oleh mahasiswa KKN Posko 6, yaitu Siti Nurhayati, Putri Dewi, dan Ahmad Zihdan yang secara seksama memperagakan setiap gerakan agar mudah diikuti. Gerakan yang dilakukan meliputi peregangan otot, latihan pernapasan, serta senam ritmik dengan tempo perlahan untuk menjaga keamanan peserta. Sepanjang kegiatan, tawa dan canda para lansia terdengar menghiasi suasana, menciptakan lingkungan yang hangat, akrab, dan penuh kebersamaan.


Tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik, mahasiswa juga memberikan edukasi kesehatan singkat setelah senam selesai. Edukasi tersebut membahas pentingnya olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi seimbang, pembatasan gula dan garam, minum air putih yang cukup, serta cara-cara sederhana mencegah hipertensi dan penyakit lainnya.


Materi disampaikan dengan bahasa yang santai dan komunikatif agar mudah dipahami oleh para lansia.

 “Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik KKN. Dengan adanya senam ini, lansia jadi lebih semangat datang ke posyandu. Biasanya ada yang malas bergerak, sekarang malah antusias ikut dari awal sampai selesai,” ujarnya Mba Atun Kader Posyandu 


Melalui program ini, mahasiswa KKN Posko 6 berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut semakin meningkat. Senam lansia diharapkan dapat menjadi agenda rutin posyandu, sehingga para lansia tetap aktif, mandiri, dan produktif dalam menjalani hari-harinya.


Dengan semangat gerak bersama, mahasiswa KKN Posko 6 membuktikan bahwa langkah kecil seperti senam pagi mampu membawa dampak besar bagi kualitas hidup lansia. Usia boleh bertambah, namun semangat untuk hidup sehat dan bahagia harus tetap menyala.



Bagikan:

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. * wajib diisi

Semua Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!