Kabar

Badai Cuaca Ekstrem Hantam Batang, Sejumlah Wilayah Rusak dan Korban Jiwa Muncul

InfoBatang
05 Mar 2026
11:12 WIB
56
Badai Cuaca Ekstrem Hantam Batang, Sejumlah Wilayah Rusak dan Korban Jiwa Muncul

BATANG – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang akibat siklon tropis melanda wilayah Kabupaten Batang pada Rabu (4/3/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.50 WIB tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan infrastruktur, pohon tumbang di jalur utama, hingga memakan korban jiwa.


Hujan badai yang datang secara tiba-tiba menghantam sebagian besar wilayah kabupaten batang. Beberapa titik krusial termasuk di kawasan BIP Tulis dan jalur Pantura Subah. Di kawasan BIP Tulis, angin kencang dilaporkan merusak sejumlah lapak pedagang kaki lima hingga porak-poranda.

Sementara itu, di jalur Pantura Subah, terjangan angin menyebabkan setidaknya tiga pohon besar tumbang dan menutupi badan jalan. Kejadian ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Semarang maupun sebaliknya.


Insiden paling tragis terjadi saat sebuah pohon besar menimpa mobil Daihatsu berwarna putih dengan nomor polisi H 1482 KX yang sedang melintas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengemudi kendaraan tersebut dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat kondisi mobil yang ringsek berat. Secara total, dilaporkan terdapat tiga korban jiwa dalam rangkaian bencana cuaca ekstrem yang melanda di berbagai titik Kabupaten Batang.


Selain kerusakan fisik, pohon-pohon yang tumbang di berbagai titik juga menimpa kabel jaringan listrik milik PLN. Akibatnya, pemadaman listrik total (blackout) melanda sebagian besar wilayah terdampak, termasuk wilayah Subah dan Tulis, sejak Rabu sore. Kondisi diperparah dengan matinya aliran air dari PDAM. Berhentinya pasokan air bersih ini diduga terjadi karena mesin pompa utama yang tidak dapat beroperasi akibat padamnya listrik, serta adanya kerusakan pipa distribusi di beberapa titik akibat pergerakan tanah atau akar pohon yang tumbang.


Pihak PLN dan PDAM Kabupaten Batang telah mengerahkan tim teknis ke lapangan untuk melakukan perbaikan. Namun, proses pemulihan berjalan cukup lambat karena medan yang masih dipenuhi material pohon tumbang serta cuaca yang belum sepenuhnya stabil. 


Menanggapi situasi darurat tersebut, personel Samapta Polres Batang segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas menggunakan gergaji mesin untuk memotong batang pohon yang melintang di jalan raya. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan dan jangan memaksakan diri berkendara jika sewaktu-waktu terjadi hujan dan angin yang cukup tinggi, serta bisa segera melaporkan melalui layanan darurat 110 atau hotline terkait jika menemukan kabel listrik yang masih menjuntai ke tanah demi menghindari jatuh korban tambahan.


Bagikan:

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. * wajib diisi

Semua Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!