Wujudkan Transparansi Anggaran, Kanwil BPN Jawa Tengah Sambut Tim Pemeriksa BPK RI
Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah secara resmi memulai agenda entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Senin (2/2).
Bertempat di Aula Kanwil BPN Jawa Tengah, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Kanwil serta seluruh Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Pertemuan ini menandai dimulainya evaluasi mendalam terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di lingkungan BPN Jawa Tengah.
Fokus Pemeriksaan dan Standar Profesional Pemeriksaan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari (2–6 Februari 2026) ini menyasar lima satuan kerja (satker) di wilayah Jawa Tengah. Berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN), BPK RI akan menitikberatkan penilaian pada empat aspek utama:
Kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).
Kecukupan pengungkapan informasi keuangan.
Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).
Komitmen Mempertahankan Opini WTP Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proses audit ini. Beliau menginstruksikan seluruh satker terkait untuk bersikap kooperatif dan menyediakan data secara transparan.
"Kami mendukung penuh langkah BPK RI. Pemeriksaan ini adalah instrumen penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. Saya instruksikan seluruh satker untuk menyiapkan dokumen secara lengkap dan tertib demi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bagi Kementerian ATR/BPN," tegas Lampri.
Penguatan Kinerja Internal Menutup rangkaian agenda, kegiatan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi (monev) kinerja yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha serta para Kepala Bidang Kanwil BPN Jawa Tengah. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan setiap Kantor Pertanahan di kabupaten/kota tetap menjaga kualitas layanan publik di tengah proses audit yang berjalan.
Melalui sinergi antara pemeriksaan eksternal oleh BPK RI dan penguatan internal, Kanwil BPN Jawa Tengah optimis dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan yang bersih dan melayani.