Tiba Di Batang, Rombongan Komunitas Pesepeda Gelar Aksi “1.000 KM Ride for Palestine” dari Surabaya ke Jakarta

Ratusan pesepeda dari berbagai komunitas di Indonesia menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “1.000 KM Ride for Palestine”. Aksi ini menempuh perjalanan bersepeda sejauh 1.000 kilometer yang dimulai dari Surabaya, Jawa Timur, dan akan berakhir di kantor Kementerian Luar Negeri di Jakarta.
Wirawan, selaku Humas aksi “1.000 KM Ride for Palestine”, menjelaskan bahwa gerakan ini membawa empat misi utama.
“Pertama, kami ingin mengkampanyekan kepada masyarakat luas bahwa sepeda adalah alat transportasi yang bisa diandalkan, bahkan untuk jarak 1.000 kilometer, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor,” ujar Wirawan.
Tujuan kedua adalah untuk mengkampanyekan nilai-nilai kemanusiaan di sepanjang rute yang dilalui. Ketiga, para pesepeda juga melakukan penggalangan donasi selama perjalanan.
“Dan yang keempat, kami ingin menyampaikan dukungan langsung kepada pemerintah kita, melalui Kementerian Luar Negeri, agar tetap konsisten berada di belakang Palestina seperti yang selama ini telah dilakukan,” tegas Wirawan.
Aksi ini merupakan gerakan nasional yang bersifat lintas komunitas. Peserta tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari kota-kota lain seperti Bandung dan Jakarta, yang khusus mengirimkan sepeda mereka ke titik start.
Perjalanan 1.000 KM ini ditempuh selama 7 hari dan dibagi ke dalam 7 etape, yaitu:
- Surabaya – Madiun
- Madiun – Jogja
- Jogja – Semarang
- Semarang – Brebes
- Brebes – Bekasi
- Bekasi – Jakarta (Kementerian Luar Negeri)
Meskipun rombongan inti yang berangkat dari Surabaya berjumlah 16 pesepeda, Wirawan menyatakan bahwa antusiasme di setiap daerah sangat tinggi.
“Di setiap etape selalu ada peserta yang bergabung. Perkiraan kami, nanti di Jakarta bisa 300 sampai 400 peserta yang akan ikut finish di Kementerian Luar Negeri,” katanya.
Para peserta telah melalui berbagai kondisi perjalanan, termasuk rute yang menantang seperti Alas Roban. “Wah, ngelewati Alas Roban lumayan ini. Tapi alhamdulillah dimudahkan, suasananya juga enggak panas,” tutur Wirawan.
Wirawan menutup dengan menyampaikan pesan mendalam di balik aksi ini. “Saya sampaikan ke teman-teman, harapannya setiap kayuhan kita itu ada doa. Ada doa untuk Palestina. Kalau 1.000 kilometer itu ada jutaan kayuhan yang mudah-mudahan bisa ada efeknya untuk Palestina.”
Gerakan “1.000 KM Ride for Palestine” diharapkan dapat menjadi simbol dukungan kolektif pesepeda Indonesia untuk kemanusiaan dan perdamaian di Palestina.




