Menteri ATR/Kepala BPN Harapkan Warga Parangtritis Manfaatkan Tanah sebagai Bekal Masa Depan Keluarga

Menteri ATR/Kepala BPN Harapkan Warga Parangtritis Manfaatkan Tanah sebagai Bekal Masa Depan Keluarga

INFOBATANG.COM, SLEMAN- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat Parangtritis untuk menjadikan tanah yang telah disertipikatkan sebagai bekal masa depan keluarga. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan penyerahan sertipikat hasil program Konsolidasi Tanah yang berlangsung di Kantor Lurah Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (10/05).

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menekankan pentingnya memanfaatkan tanah secara produktif demi kesejahteraan dan keberlangsungan hidup keluarga. “Tolong rawat tanah ini dengan baik, silakan ditanami apa pun yang penting menghasilkan. Bisa untuk menyekolahkan anak. Semoga berkah dan dapat dinikmati anak cucu Bapak, Ibu untuk ke depannya,” ujarnya di hadapan ratusan warga penerima sertipikat.

Sebanyak 811 sertipikat diserahkan secara langsung kepada warga, dengan total luas tanah mencapai 703.844 meter persegi. Dari jumlah tersebut, sekitar 169.940 meter persegi akan diperuntukkan untuk kepentingan umum, termasuk pembangunan masjid, balai pertemuan, pelebaran jalan, serta fasilitas lingkungan lainnya.

Menteri Nusron menegaskan bahwa tanah bukan hanya sekadar aset, tetapi juga warisan yang memiliki nilai spiritual dan tanggung jawab sosial. “Sekarang Bapak, Ibu, sudah punya tanah, semoga bisa hidup lebih tenang. Karena sejarahnya manusia diciptakan dari tanah, sekarang sudah punya tanah, dan sekarang jadi lebih tentram. Manfaatkan tanah ini secara produktif sebagai bekal ibadah kita untuk kembali ke tanah,” tambahnya disambut antusiasme warga yang hadir.

Salah satu warga penerima sertipikat dari Dusun Sono, Suhardi (65), menyampaikan apresiasinya terhadap program Konsolidasi Tanah yang dianggap sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Pemanfaatan hasil penataan ini sebelumnya sudah kita rembuk bersama. Harapan kami, tanah yang disertipikatkan ini nantinya benar-benar tertata, baik untuk pembuatan jalan maupun kepentingan umum lainnya. Sekarang sudah mulai dipasang patok-patoknya,” tuturnya.

Sebagai pensiunan pengawas pendidikan, Suhardi melihat potensi besar dalam pengembangan tanah Parangtritis untuk keperluan pertanian hingga wisata. “Konsolidasi Tanah ini sudah jadi harapan masyarakat semua, khususnya untuk yang pemilik tanah tutupan. Harapannya nanti bisa dikembangkan untuk tanah pertanian, untuk wisata karena tempatnya sangat strategis,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, antara lain Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Embun Sari; Staf Khusus Bidang Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antarlembaga, Muda Saleh; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis; Direktur Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Trias Wiriahadi; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Dony Erwan Brilianto beserta jajaran.

Melalui kegiatan ini, Kementerian ATR/BPN terus berkomitmen untuk meningkatkan kepastian hukum atas tanah, sekaligus mendorong pemanfaatan tanah secara optimal sebagai bagian dari strategi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Alimatuz Zulfa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *